Universitas Gadjah Mada Cancer Chemoprevention Research Center
Fakultas Farmasi
Universitas Gadjah Mada
  • Tentang
    • PROFIL CCRC
    • STRUKTUR ORGANISASI
  • ARTIKEL
  • PUBLIKASI
  • PROTOKOL
    • Protokol Uji In Vitro
    • Protokol Uji In Vivo
    • Protokol Uji In Silico
  • JOURNAL CLUB
  • ENSIKLOPEDIA
    • ENSIKLOPEDIA KANKER
    • ENSIKLOPEDIA TANAMAN ANTIKANKER
    • ENSIKLOPEDIA AGEN KEMOTERAPI
  • Bahasa Indonesia
    • Bahasa Indonesia
    • English
  • Beranda
  • Journal Club
  • Constitutive HER2 Signaling Promotes Breast Cancer Metastasis through Cellular Senescence

Constitutive HER2 Signaling Promotes Breast Cancer Metastasis through Cellular Senescence

  • Journal Club
  • 19 Oktober 2015, 04.19
  • Oleh: admin
  • 0

JC-2015

Klik disini untuk teks lengkap dari paper

Diskusi

  • HER2 merupakan protein transmembran yang merupakan penanda dari breast cancer metastasis. HER2 merupakan protein yang meneruskan signal ke dalam sel yang akan memicu proses proliferasi sel.
  • Pada dunia klinik, stadium IV adalah kanker ganas yang ditandai dengan peristiwa metastasis yang bisa menyebar ke jaringan yang lain (paru-paru, tulang, hati).
  • Judul paper biasanya menunjukkan kesimpulan penelitiannya.
  • Karakteristik ekspresi gen pada umumnya bersifat constitutive dan inducible. Constitutive yang dimaksud pada paper ini adalah diekspresikan terus menerus (terus aktif).
  • Proses senescence adalah salah satu karakteristik fisiologi seluler. Selain proses senescence ada pula proliferasi yang juga merupakan karakteristik proses fisiologi sel. Senescent cells adalah sel yang tidak bisa membelah dan tidak mati. Apabila berproses lebih lanjut bisa ke apoptosis (kematian sel terprogram) atau diferensiasi. Namun pada umumnya sel ini akan berhenti dan tinggal menunggu kematian.
  • Transtuzumab merupakan biomolekul antibody yang sangat direkomendasikan dalam terapi breast cancer overekspresi protein HER2.
  • Pertuzumab berikatan dengan domaian ekstraseluler.
  • Terapi HER2 positive terdiri dari transtuzumab + pertuzumab + docetaxel.
  • Proses senescence dipicu oleh berbagai stressors, seperti oncogenes. Senescent cells bisa mengekspresikan sitokin, protease, dan growth factors.
  • Metode penelitian:

Cell culture              : MCF-7/p95HER2 (constitutive aktif), T47D, MDA-MB-453, MCF10A (sel normal), MDA-MB-231, dll.
Proliferation assay
WSTI assay                            : pada prinsipnya seperti MTT assay
Western blot                          : mengamati level protein yang ada di sel
Xenografts                             : menggunakan mencit BALB/c
Transcriptomic analysis      : mengamati sebaran mRNA
Proteomic analysis               : mengamati sebaran protein

  • Adanya ekspresi protein HER2 yang tinggi mampu menginduksi proses senescence.
  • Doksorubisin mampu memicu proses senescence (dengan MCF-7 cell line)
  • Histon merupakan protein yang berperan dalam pengemasan DNA yang terdapat di kromosam. Apabila sel aktif membelah, histon akan terfosforilasi.
  • Aktifnya p53 menunjukkan bahwa sel tersebut arrest, p53 adalah faktor transkripsi yang sekaligus CDK inhibitor.

Referensi

Angelini P. D., Fluck M. F. Z., Pedersen K., et al. (2013). Constitutive HER2 Signaling Promotes Breast Cancer Metastasis through Cellular Senescence. Cancer Res 73: 450-458.

Kontributor: Yoce Aprianto

 

Video

Universitas Gadjah Mada

 

Cancer Chemoprevention Research Center (CCRC)
Fakultas Farmasi
Universitas Gadjah Mada
Jl. Sekip Utara Yogyakarta
Email : ccrcfarmasiugm@gmail.com; ccrc@ugm.ac.id
Telp : (0274) 6492662
Hp : 081802602749

Video

© Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju