Menu

PENDAHULUAN

A.      Latar Belakang

Remaja adalah calon generasi penerus .yang mengemban amanat sangat besar dalam memajukan bangsa Indonesia. Indonesia sebagai negara mayoritas beragama Islam sangat berharap pada perkembagan remaja Islam. Masa remaja menjadi sangat krusial karena sebagai tahap awal pembentukan moral menuju insan yang unggul dalam iman dan takwa. Tidak hanya itu remaja Islam juga berperan dalam menyaring arus globalisasi yang masuk ke negara Indonesia sebagai bentuk mempertahankan ciri khas bangsa. Remaja Islam diharapkan selain memberi teladan Islam  juga bisa menuntut ilmu dengan baik ,beraktivitas untuk mengembangkan soft skills-nya agar menjadi mandiri, penuh inisiatif, bekerja secara cermat, penuh tanggung jawab dan gigih. Sadar akan peran penting remaja sehingga perlu dilakukan upaya untuk memacu remaja melakukan kegiatan positif, terutama remaja Islam.

Saat ini masih sedikit apresiasi terhadap prestasi  remaja Islam di Indonesia. Hampir tidak ada desain pemilihan remaja yang komprehensif dan holistik. Apresiasi seringkali hanya diberikan kepada umum dengan tidak melihat aspek rohani atau spiritual. Padahal prestasi remaja Islam ini tidak kalah mengesankan dibandingkan yang lain. Terdapat nilai lebih dengan adanya kemampuan memahami Islam atau nilai-nilai spiritual. Oleh karena itu, perlu diadakan ajang Pemilihan Remaja Islam Teladan  sebagai bentuk apresiasi terhadap prestasi sekaligus spiritual remaja Islam.

Daerah Istimewa Yogyakarta dengan predikat Kota Pelajar sangat cocok sebagai inisiator dalam ajang Pemilihan Remaja Islam Teladan ini. Bulan Ramadhan menjadi momentum yang pas untuk memulai. Remaja Islam Teladan bukan sekedar yang mempunyai nilai akademik yang bagus, tetapi juga Remaja Islam yang unggul dalam prestasi, memiliki kebulatan idealisme, kepedulian terhadap sesama dalam penerapan keilmuan, serta nilai-nilai agamis yang tidak hedonis. Hal ini menjadi penting untuk dijadikan sebagai patokan nilai dalam pemilihan Remaja Islam Teladan. Nilai-nilai yang mengutamakan nilai kerakyatan, humanisme, kepekaan sosial, kekeluargaan, dan religiusitas harus menjadi jiwa dalam rancangan mainstream dan desain pemilihan Reamaja Islam Teladan DIY. Dengan adanya desain ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas remaja sebagai generasi penerus bangsa dan memacu daerah lain di Indonesia untuk memberikan apresiasi yang sama.

 

B.      Tujuan

1. Memberikan penghargaan kepada remaja dengan nilai teladan Islam yang berhasil mencapai prestasi tinggi .

2. Memberikan motivasi kepada remaja Islam untuk melakukan kegiatan-kegiatan positif sebagai upaya mengintegrasikan kapasitas intelektual dan spiritual.

3. Mendorong daerah DI Yogyakarta  untuk mengembangkan iklim yang dapat memfasilitasi remaja mencapai prestasi yang membanggakan untuk kemajuan Bangsa.

 

C.      Peserta

Remaja Warga Negara Indonesia usia 15- 18 tahun domisili Daerah Istimewa Yogyakarta

 

PENDAFTARAN REMAJA ISLAM TELADAN DIY 2012 DIPERPANJANG SAMPAI

30 JULI 2012