Menu

Ki Tolod (lsotoma longiflora Presi.)

Ki Tolod (lsotoma longiflora Presi.)

1. Nama tumbuhan

Nama Lokal :Ki tolod, daun tolod (Sunda), Kendali, sangkobak (Jawa)

Sinonim : Laurentia longiflora (Linn.), Peterm.

2. Klasifikasi Tumbuhan

Familia : Campanuiaceae

3. Uraian tumbuhan

Tanaman yang berasal dari Hindia Barat ini tumbuh liar di pinggir saluran air atau sungai, pematang sawah, sekitar pagar dan tempat-tempat lainnya yang lembab dan terbuka. Ki tolod dapat ditemukan dari dataran rendah sampai 1.100 m dpl. Terna tegak, tinggi mencapai 60 cm, bercabang dari pangkalnya, bergetah putih yang rasanya tajam dan mengandung racun. Daun tunggal, duduk, bentuknya lanset, permukaan kasar, ujung runcing, pangkal menyempit, tepi melekuk ke dalam, bergigi sampai melekuk menyirip. Panjang daun 5-17 cm, lebar 2-3 cm, warnanya hijau. Bunganya tegak, tunggal, keluar dari ketiak daun, bertangkai panjang, mahkota berbentuk bintang berwarna putih. Buahnya berupa buah kotak berbentuk lonceng, merunduk, merekah menjadi dua ruang, berbiji banyak. Perbanyakan dengan biji, stek batang atau anakan.

4. Kandungan Kimia dan Kegunaan

Senyawa alkaloid yaitu lobelin, lobelamin, isotomin (Anonim, 2005). Sebagaimana senyawa golongan alkaloid lain, kandungan alkaloid pada Isotoma longiflora Presi. (lobelin, lobelamin, isotomin) diduga mampu digunakan sebagai anti kanker. Getahnya beracun. Anti radang.

Kegunaan daun: untuk obat sakit gigi; asma, bronkhitis, radang tenggorok; obat luka.

Bunga: obat tetes mata. Seluruh tanaman: obat kanker.

5. Penelitian Antikanker

Daftar Pustaka

Kontributor : Rina Maryani dan Adam Hermawan